Cara memilih jurusan kuliah: panduan langkah demi langkah
Diperbarui 6 menit baca Cara kami menggunakan data
Pilih jurusan dengan memulai dari hal yang Anda sukai dan kuasai, lalu telusuri mundur dari beberapa karier yang menarik bagi Anda untuk melihat jurusan apa yang mengarah ke sana. Untuk karier yang diatur, seperti keperawatan atau kedokteran, jurusannya sudah pasti. Untuk banyak karier lain, pemberi kerja lebih memperhatikan keterampilan dan pengalaman Anda daripada jurusan persisnya. Setelah itu, bandingkan program studi tertentu dari segi isi, persyaratan masuk, pengakuan, biaya, dan hasil lulusannya sebelum Anda mendaftar.
Apakah jurusan kuliah menentukan karier Anda?
Hanya sebagian. Karier terbagi menjadi tiga kelompok besar, tergantung seberapa erat kaitannya dengan jurusan tertentu. Karier yang sama bisa masuk kelompok yang berbeda di negara yang berbeda. Di bidang akuntansi, misalnya, pemberi kerja di sebagian negara merekrut lulusan dari jurusan apa pun, sedangkan di negara lain gelar akuntansi merupakan jalur yang lazim, dan gelar terakreditasi sering kali memberi pembebasan dari sebagian ujian profesi.
Dengan mengetahui kelompok yang mencakup karier-karier pilihan Anda, Anda bisa melihat seberapa besar pilihan jurusan benar-benar membatasi Anda:
- Jurusan wajib: karier yang diatur, seperti dokter, perawat, apoteker, dan arsitek, memerlukan gelar terakreditasi tertentu di hampir semua negara.
- Jurusan diutamakan: karier seperti pengembang perangkat lunak atau insinyur biasanya merekrut dari jurusan terkait, tetapi kandidat kuat dari bidang yang berdekatan sering kali tetap bisa masuk.
- Jurusan apa pun: banyak posisi di bidang manajemen, penjualan, administrasi publik, dan pemasaran, serta banyak program pelatihan untuk lulusan baru, menerima lulusan dari disiplin ilmu apa pun.
Mulailah dari hal yang Anda sukai dan kuasai
Anda lebih mungkin menyelesaikan kuliah, meraih hasil yang baik, dan tetap termotivasi jika jurusannya benar-benar menarik minat Anda. Tiga atau empat tahun adalah waktu yang lama untuk mempelajari sesuatu yang tidak Anda sukai, dan hasil yang buruk bisa menutup lebih banyak pintu daripada jurusan dengan jalur karier yang kurang jelas.
Klasifikasi internasional bidang pendidikan dari UNESCO mengelompokkan jurusan ke dalam bidang-bidang besar: pendidikan; seni dan humaniora; ilmu sosial, jurnalisme, dan informasi; bisnis, administrasi, dan hukum; ilmu alam, matematika, dan statistika; teknologi informasi dan komunikasi; teknik, manufaktur, dan konstruksi; pertanian, kehutanan, perikanan, dan kedokteran hewan; kesehatan dan kesejahteraan; serta jasa. Menelusuri bidang-bidang ini dapat mengingatkan Anda pada jurusan yang belum pernah terpikirkan, seperti farmakologi, pertanian, atau perencanaan wilayah dan kota.
Tanyakan hal-hal berikut pada diri Anda, lalu uji minat Anda sebelum berkomitmen:
- Mata pelajaran sekolah apa yang Anda sukai meskipun sulit?
- Apakah Anda lebih suka bekerja dengan orang, gagasan, data, makhluk hidup, atau benda fisik?
- Apa yang paling penting bagi Anda dalam bekerja: membantu orang lain, rasa aman, kreativitas, gaji, kemandirian, atau bepergian?
- Baca deskripsi mata kuliah dan daftar bacaan tahun pertama untuk jurusan yang sedang Anda pertimbangkan.
- Coba kursus daring gratis atau rekaman kuliah universitas di bidang tersebut.
- Bicaralah dengan mahasiswa aktif dan lulusan baru tentang seperti apa sebenarnya perkuliahannya.
Telusuri mundur dari karier yang menarik bagi Anda
Pilih tiga hingga lima karier yang bisa Anda bayangkan untuk dijalani, meskipun Anda belum yakin. Untuk masing-masing, cari tahu jurusan apa yang biasanya ditempuh, apakah diperlukan lisensi, dan seperti apa pekerjaan pertamanya. Halaman karier di situs ini menampilkan gelar yang umum, jalur masuk, dan data gaji resmi untuk setiap pekerjaan.
Periksa aturan di negara tempat Anda berencana bekerja, bukan hanya di tempat Anda akan kuliah. Gelar yang menjadikan Anda guru atau perawat di satu negara mungkin memerlukan langkah tambahan di negara lain.
Anda akan sering menemukan bahwa satu jurusan mengarah ke beberapa karier, dan satu karier dapat dicapai dari beberapa jurusan. Beberapa contohnya:
- Perawat: di sebagian besar negara, Anda memerlukan gelar atau diploma keperawatan yang disetujui oleh regulator nasional, sehingga keputusan pentingnya diambil sejak awal.
- Guru sekolah menengah: biasanya Anda mempelajari bidang yang ingin Anda ajarkan, seperti biologi atau matematika, lalu mengambil kualifikasi keguruan, atau Anda mengambil gelar pendidikan yang menggabungkan keduanya.
- Pengembang perangkat lunak: ilmu komputer adalah jurusan yang paling langsung, tetapi lulusan matematika, fisika, dan teknik juga direkrut.
- Gelar psikologi: untuk bekerja sebagai psikolog, diperlukan studi pascasarjana, tetapi banyak lulusan psikologi memanfaatkan keterampilannya di bidang sumber daya manusia, pemasaran, riset, dan layanan sosial.
- Gelar biologi: banyak pekerjaan riset dan laboratorium mengharapkan gelar magister atau doktor, sementara lulusannya juga berkarier di bidang pengajaran, layanan kesehatan, dan lingkungan.
- Gelar manajemen bisnis: fleksibel untuk karier di dunia bisnis, tetapi karena banyak orang mengambil jurusan ini, pengalaman kerjalah yang membuat Anda menonjol.
Bagaimana jika Anda belum tahu karier apa yang Anda inginkan?
Banyak mahasiswa belum yakin, dan itu wajar. Pilih jurusan yang Anda sukai sekaligus membangun keterampilan yang dihargai di banyak sektor, seperti analisis, menulis, mengolah data, dan memecahkan masalah. Sering kali lebih mudah berpindah dari jurusan kuantitatif, seperti matematika atau ekonomi, ke bidang yang kurang kuantitatif daripada sebaliknya.
Sebagian sistem pendidikan memberi Anda waktu untuk memutuskan. Di Amerika Serikat dan Kanada, banyak mahasiswa mengambil beragam mata kuliah sebelum memilih jurusan utama (major), sering kali paling lambat di akhir tahun kedua. Skotlandia dan Hong Kong memiliki program sarjana empat tahun yang memberi ruang untuk mempelajari beragam bidang, dan program liberal arts ada di banyak negara. Gelar gabungan serta sistem major dan minor juga memungkinkan Anda menggabungkan dua bidang studi.
Di banyak sistem lain, termasuk di sebagian besar Eropa, Amerika Latin, dan Asia, Anda langsung mendaftar ke satu program studi, dan berpindah jurusan belakangan lebih sulit. Jika penerimaan bergantung pada ujian nasional, seperti gaokao di Tiongkok, ENEM di Brasil, atau ujian masuk nasional di India, nilai Anda mungkin menentukan jurusan apa saja yang terbuka bagi Anda. Rencanakan pilihan Anda sebelum hasilnya keluar. Jika kelak Anda merasa salah memilih jurusan, program magister konversi dan program jalur masuk khusus lulusan sarjana tetap memungkinkan Anda berganti arah.
Cara membandingkan program studi
Dua program dengan nama yang sama bisa sangat berbeda. Setelah Anda memiliki daftar pendek jurusan, bandingkan program studi tertentu menggunakan informasi resmi dari universitas dan pemerintah, bukan iklan. Peringkat universitas terutama mengukur riset dan reputasi. Peringkat itu tidak banyak menggambarkan kualitas pengajaran yang akan Anda terima atau pekerjaan yang didapat lulusannya, jadi perlakukan peringkat sebagai salah satu dari banyak faktor.
Untuk setiap program dalam daftar pendek Anda, periksa hal-hal berikut:
- Isi: baca daftar mata kuliah wajib dan pilihan untuk setiap tahun, bukan hanya nama programnya.
- Pengajaran dan penilaian: periksa keseimbangan antara kuliah, praktikum, proyek, dan ujian.
- Pengalaman kerja: cari program yang menawarkan magang, kerja praktik, satu tahun di industri, atau praktik klinis.
- Akreditasi: di bidang seperti teknik, akuntansi, psikologi, dan keperawatan, pastikan programnya terakreditasi oleh badan profesi.
- Pengakuan: pastikan institusinya diakui oleh kementerian pendidikan atau lembaga penjaminan mutu di negaranya, terutama untuk penyelenggara swasta dan daring.
- Hasil lulusan: cari data resmi tentang keterserapan kerja dan penghasilan lulusan, jika negara Anda menerbitkannya.
- Persyaratan masuk: periksa mata pelajaran sekolah yang disyaratkan, nilai, ujian masuk, dan tes bahasa.
- Total biaya: biaya kuliah, biaya hidup, transportasi, dan jumlah tahun sebelum Anda mulai berpenghasilan.
- Lama studi dan bahasa pengantar: bandingkan berapa lama program itu ditempuh dan bahasa yang digunakan dalam perkuliahan.
Haruskah Anda memilih jurusan karena gajinya?
Gaji itu penting, dan memeriksanya adalah langkah yang bijak. Data resmi di beberapa negara menunjukkan bahwa penghasilan rata-rata berbeda antarjurusan, dengan kedokteran, ekonomi, teknik, dan komputer sering berada di posisi atas. Namun, rata-rata menyembunyikan perbedaan besar di dalam setiap jurusan, dan hasil belajar yang baik serta pengalaman sangat menentukan untuk mendapatkan pekerjaan terbaik di bidang apa pun.
Pikirkan seluruh jalurnya, bukan hanya gaji akhirnya. Kedokteran biasanya memerlukan lima hingga enam tahun kuliah ditambah pendidikan lanjutan, dan persaingan untuk mendapatkan kursi sangat ketat. Sebagian karier bergaji tinggi memerlukan studi pascasarjana atau ujian profesi selama bertahun-tahun. Pasar kerja juga berbeda-beda: jurusan yang sangat dibutuhkan di satu negara mungkin menghasilkan banyak lulusan yang menganggur di negara lain.
Panduan kami tentang jurusan dan karier dengan gaji tertinggi menjelaskan cara membaca data gaji dengan cermat.
Kesalahan umum yang perlu dihindari
Sebagian besar penyesalan dalam memilih jurusan berasal dari beberapa kesalahan yang bisa dihindari:
- Memilih jurusan hanya karena gengsinya, atau karena teman-teman mengambilnya.
- Membiarkan keluarga memutuskan untuk Anda. Orang tua paling membantu dengan mengajukan pertanyaan yang tepat dan mendukung pencarian informasi, bukan dengan memilihkan.
- Menganggap suatu jurusan hanya mengarah ke satu pekerjaan, atau bahwa jurusan umum tidak mengarah ke mana pun.
- Mengabaikan persyaratan matematika, yang umum di jurusan ekonomi, psikologi, sains, dan komputer.
- Lupa memeriksa aturan lisensi di negara tempat Anda ingin bekerja.
- Mendaftar di penyelenggara yang tidak diakui secara sah.
- Tidak mencari tahu seperti apa pekerjaan itu sehari-hari, termasuk kerja sif, perjalanan dinas, atau jam kerja yang panjang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Jurusan apa yang terbaik untuk dipelajari?
Tidak ada satu jurusan yang terbaik. Pilihan terbaik adalah jurusan yang Anda minati, yang bisa Anda jalani dengan baik, dan yang mengarah ke karier yang Anda inginkan di negara tempat Anda berencana bekerja. Gelar di bidang kesehatan, komputer, teknik, dan ekonomi sering kali memiliki prospek kerja yang kuat, tetapi hasilnya juga bergantung pada institusi, nilai Anda, dan pengalaman yang Anda peroleh selama kuliah.
Sebaiknya saya kuliah di jurusan yang saya sukai atau yang gajinya tinggi?
Idealnya keduanya. Mulailah dari jurusan yang Anda sukai, lalu periksa mana di antaranya yang mengarah ke karier dengan prospek baik. Minat itu penting karena membantu Anda menyelesaikan kuliah dan meraih hasil yang baik. Jika jurusan favorit Anda memiliki prospek kerja yang lemah, Anda bisa memadukannya dengan bidang yang lebih terapan, membangun keterampilan praktis di sampingnya, atau merencanakan jalur pascasarjana ke bidang yang bergaji lebih baik.
Jurusan apa yang sebaiknya saya ambil jika saya belum tahu karier yang saya inginkan?
Pilih jurusan yang Anda sukai dan yang mengembangkan keterampilan luas yang dapat dialihkan, seperti matematika, ekonomi, sains, sejarah, atau bahasa. Cari program yang fleksibel, misalnya yang menawarkan mata kuliah pilihan, bidang minor, atau penempatan kerja. Manfaatkan masa kuliah untuk mencoba magang, organisasi kemahasiswaan, dan kerja paruh waktu, yang akan membantu Anda menemukan jenis pekerjaan yang cocok untuk Anda.
Bisakah saya pindah jurusan setelah mulai kuliah?
Sering kali bisa, tetapi tergantung negara dan universitasnya. Di sistem dengan tahun pertama yang fleksibel, seperti di Amerika Serikat, pindah jurusan adalah hal yang umum. Di tempat lain, Anda mungkin perlu mendaftar ulang atau mengulang dari tahun pertama. Jika Anda sudah lulus lalu ingin beralih ke bidang lain, program magister konversi dan program jalur masuk khusus lulusan sarjana di bidang hukum, keguruan, keperawatan, dan kedokteran tersedia di beberapa negara.
Karier dalam panduan ini
-
Pengembang perangkat lunak
Pengembang perangkat lunak merancang, membangun, menguji, dan memelihara program serta aplikasi yang berjalan di komputer, ponsel, situs web, dan mesin.
-
Perawat
Perawat terdaftar merawat pasien, memberikan obat dan perawatan, memantau perubahan kondisi mereka, serta mendukung pasien dan keluarganya.
-
Akuntan
Akuntan menyusun, memeriksa, dan menjelaskan informasi keuangan agar organisasi membayar pajak yang benar, mematuhi hukum, dan mengambil keputusan yang lebih baik.
-
Guru sekolah menengah
Guru sekolah menengah mengajar satu atau dua mata pelajaran kepada siswa berusia sekitar sebelas atau dua belas hingga delapan belas tahun dan mempersiapkan mereka untuk ujian nasional.
Jurusan dalam panduan ini
-
Ilmu komputer
Gelar ilmu komputer mengajarkan cara kerja perangkat lunak, data, dan sistem komputer, mulai dari pemrograman dan algoritma hingga jaringan dan kecerdasan buatan.
-
Psikologi
Jurusan psikologi adalah kajian ilmiah tentang pikiran dan perilaku: bagaimana orang berpikir, merasa, belajar, berkembang, dan berhubungan satu sama lain.
-
Manajemen bisnis
Gelar manajemen bisnis mengajarkan cara organisasi dijalankan, termasuk strategi, pemasaran, keuangan, manajemen orang, dan operasional.
-
Biologi
Gelar biologi mengajarkan cara kerja makhluk hidup, mulai dari molekul dan sel hingga organisme utuh dan ekosistem.
Sumber
Cara mengutip halaman ini: CourseToJob (2026). Cara memilih jurusan kuliah: panduan langkah demi langkah. https://coursetojob.com/id/guides/how-to-choose-a-degree/ (diakses 26 September 2026)